BORNEONEWS, Kuala Pembuang – Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Seruyan, menyampaikan data terkait realisasi penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan sektor Perdesaan dan Perkotaan atau PBB-P2 tahun 2020.
Kepala Bapenda Seruyan Sukardi menyebut, realisasi pendapatan PBB-P2 Tahun 2020 sebesar Rp. 3.165.522.671 atau sebesar 71,62 persen dari target Rp. 4.420.074.715.
“Pada tahun 2020 lalu, ada desa pada 6 kecamatan di Kabupaten Seruyan yang belum membayar atau nihil PBB-P2,” jelasnya, Selasa, 21 Juni 2021.
Sukardi merincikan, di kecamatan Suling Tambun 2 desa, Seruyan Hulu 6 desa, Seruyan Tengah 3 desa, Batu Ampar 3 desa, Hanau 3 desa dan Danau Sembuluh 3 desa.
“Desa yang hingga saat ini belum merealisasikan pembayaran PBB-P2 tahun 2020, terus kita kordinasikan apa yang menjadi kendala di lapangan,” ungkapnya.
--page
Selain itu, Bapenda Seruyan saat ini juga sedang melakukan proses penghapusan buku terkait piutang PBB-P2 dari tahun 1995 hingga 2013, karena terdapat data yang telah tidak ada objek pajaknya.
“Dalam rangka pembenahan dan pemutahiran data PBB-P2, kami terus membangun sinergitas antar-SOPD dan instansi vertikal lainnya,” tandasnya. (FAHRUL/B-7)









