BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Tentu angin segar bagi para seniman di Kotawaringin Barat setelah nyaris tidak pernah menggelar kegiatan selama 1,5 tahun karena pandemi Covid-19 setelah ada tuntutan dari Asosiasi Seniman untuk beraktivitas akhirnya akan diakomodir oleh Pemkab Kobar.
Ketua Asosiasi Seniman Kotawaringin Barat, Irawan meminta kepada seluruh anggota bisa mendukung program vaksinasi dalam rangka penanggulangan Covid-19.
"Kita tahu yang kita lawan saat ini adalah virus, maka kami meminta kepada teman - teman Asosiasi Seniman Kotawaringin Barat agar bisa ikut vaksin. Agar kita memiliki kekebalan terhadap virus, sehingga nanti bila sudah diizinkan, maka kita juga nyaman dan aman menjalankan aktifitas sebagai seniman," kata Iwan panggilan sehari harinya saat dikonfirmasi Borneonews, Rabu 23 Juni 2021.
Iwan menyampaikan mengapa ia meminta para seniman untuk vaksin di fasilitas layanan kesehatan terdekat ditempatnya masing - masing, karena memang belum ada kebijakan dari pemerintah untuk vaksin khusus seniman.
Dia selalu mengingatkan kepada anggota Asosiasi Seniman Kotawaringin Barat agar selalu menerapkan protokol kesehatan agar semua yang disampaikan ke Pemda dapat diakomodasi dengan baik.
--page
Oleh sebab itu bagi para pemusik atau seniman di Kobar yang belum tergabung dengan Asosiasi Seniman Kotawaringin Barat diharapkan bisa bergabung, guna memudahkan dalam koordinasi dan penyampaian informasi.
Adapun beberapa pokok tuntutan yang disampaikan Asosiasi Seniman Kotawaringin Barat kepada Pemda, mereka memohon kelonggaran untuk menggelar musik diantara resepsi. Dengan beberapa draf salah satunya durasi bermusik sampai pukul 17.00 WIB.
Kemudian dengan sound ssytem seadanya, jadi musiknya indoor atau di dalam ruangan tidak boleh outdoor dengan membuat panggung. Jadi cukup lesehan saja. Ditambah lagi masalah perfome atau saat tampil atau nyanyi artis wajib sopan.
"Ditambah lagi ada catatan dari mereka untuk biduan cukup 2 orang. Tidak boleh memanggil para penyumbang tuan rumah atau tamu undangan, karena menjaga Prokes, itu tidak apa - apa kita ikuti asal kita bisa bekerja," pungkasnya. (DANANG/B-6)









