PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kegiatan opening ceremony Festival UMKM dan Pariwisata Digital “Pesona Bumi Tambun Bungai” pada hari ini dilakukan secara hybrid yakni online dan offline.

Kegiatan offline dilakukan di dua tempat yaitu di Aula Jayang Tingang Setda Provinsi Kalimantan Tengah, untuk prosesi opening ceremony dan launching website, serta di Palangka Raya Mall untuk pameran mini UMKM dan Pariwisata Digital Kalimantan Tengah.

"Dalam kesempatan yang sama, kegiatan ini juga disiarkan secara langsung pada chanel-chanel komunikasi media sosial Bank Indonesia Kalimantan Tengah, dengan mengikutsertakan komunitas UMKM, pariwisata, fotografi dan pegiat sosial media serta mahasiswa untuk mendukung bersama program pemberdayaan UMKM-Pariwisata Kalimantan Tengah secara digital," kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalteng, Rihando pada Kamis, 24 Juni 2021.

Menurut Rihando, ini dilakukan semata-mata agar jangkauan UMKM terhadap masyarakat dapat dilakukan seluas-luasnya demi mendukung sektor UMKM dan pariwisata di masa pandemi Covid-19 ini.

"Kami berharap, program, ide, inovasi, terobosan, dan peran aktif yang dilakukan dalam rangka menggairahkan UMKM-Pariwisata Kalimantan Tengah secara khusus dan ekonomi Kalimantan Tengah pada umumnya, mendapatkan dukungan dari seluruh pihak, dengan turut bertransaksi melalui website UMKM dan Pariwisata Kalimantan Tengah serta membantu mempromosikan website tersebut melalui media sosial yang kita miliki," tutur Rihando lagi.

--page

Menurut Rihando, pada masa awal pandemi, Bank Indonesia Perwakilan Kalteng mencoba untuk berbuat sesuatu dengan mengajak stakeholder daerah untuk menciptakan permintaan terhadap produk UMKM, dengan memberikan contoh, melakukan pembelian produk kepada 40 UMKM secara bergantian.

"Upaya yang kami lakukan tersebut tidak dapat memberikan dampak luas dan berkesinambungan untuk menopang kinerja UMKM dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Diperlukan upaya bersama dan berkelanjutan, dalam mencari solusi meningkatkan permintaan UMKM dan Pariwisata yaitu melalui sinergi program antar stakeholder di daerah," beber Rihando lagi. (TESTI PRISCILLA/B-7)