BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota DPRD Kalteng, H Muhajirin mengajak masyarakat di Kalteng yang berprofesi sebagai petani agar mengembangkan pertanian yang ramah lingkungan.
Dia menjelaskan, pertanian ramah lingkungan yang dimaksud yakni dengan tidak menggunakan pestisida atau bahan organik, sebab bahan-bahan tersebut berpotensi membuat pencemaran perairan atau lingkungan disekitar.
"Karena masih banyak bahan-bahan yang tergolong ramah lingkungan yang bisa digunkan untuk mengembangkan pertanian dan itu bisa dimanfaatkan," katanya, Kamis, 24 Juni 2021.
Diterangkannya, sebagai pengganti pestisida petani bisa menggunakan bahan seperti urea berlapis arang aktif biochar, biochar-kompos, biopestisida, bioremediator, filter inlet outlet, serta alat deteksi cepat residu pestisida.
Menurutnya, semua bahan atau teknologi tersebut merupakan bersifat ramah lingkungan yang bisa diterapkan dalam pengembangan pertanian para petani yang ada di Kalteng untuk mengurangi penggunaan bahan kimia.
--page
"Kita harap para petani jangan hanya bisa mengandalkan bahan-bahan kimia saja untuk mengembangkan pertaniannya. Namun, cobalah gunakan bahan alami atau yang ramah lingkungan," tuturnya. (DONNY D/B-7)









