BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Wali Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah Umi Mastikah mengatakan akumulasi pasien sembuh dari paparan COVID-19 di kota setempat mencapai 6.490 orang.
"Sampai kemarin jumlah pasien sembuh dari paparan COVID-19 sebanyak 6.490 orang usai terjadi penambahan 21 pasien sembuh. Angka itu berada di 90,97 persen dari total kasus positif," kata Umi di Palangka Raya, Minggu.
Wanita yang menjadi wakil wali kota pertama di Palangka Raya itu terus mengajak masyarakat "Kota Cantik" terus menerapkan protokol kesehatan. Apalagi, lanjut dia, satgas Palangka Raya masih tercatat penambahan 26 kasus positif COVID-19 sehingga akumulasi warga yang positif terjangkit virus tersebut mencapai 7.158 orang.
Selanjutnya berdasar data Satgas COVID-19 Palangka Raya di wilayah Ibu Kota Provinsi Kalimantan Tengah juga tercatat sebanyak 450 orang masih dinyatakan positif dan masih menjalani perawatan atau sebanyak 6,29 persen dari total kasus positif.
Dari seluruh kasus COVID-19 yang ada juga tercatat jumlah kematian pasien sebanyak 218 orang meninggal dunia usai terjadi penambahan satu kasus meninggal dunia. Sementara masyarakat yang berstatus suspek COVID-19 tercatat 1.234 orang.
--page
Data tersebut berhasil dihimpun dari seluruh wilayah di Kota Palangka Raya mencakup lima kecamatan yang mencakup 30 kelurahan. Bertambahnya kasus COVID-19 tersebut menurut Umi juga bentuk keberhasilan tim kesehatan dalam melakukan penelusuran kontak erat antara masyarakat dengan pasien positif.
Sebagai upaya pemutusan rantai penyebaran COVID-19, Pemerintah Kota Palangka Raya, melalui tim gugus tugas terus melakukan berbagai upaya mulai dari sosialisasi, deteksi dini, pengamanan hingga penanganan kasus.
Pemerintah Kota Palangka Raya pun mengajak masyarakat di wilayah Ibu Kota Provinsi Kalimantan Tengah untuk selalu menerapkan protokol kesehatan COVID-19 sebagai upaya meminimalkan potensi dan mencegah mata rantai penyebaran COVID-19 yang tak kunjung usai.
Selain itu juga mengajak warga di kota setempat turut menyukseskan pelaksanaan vaksin COVID-19 terutama yang menjadi sasaran dan masuk kriteria termasuk para lansia di kota setempat sehingga target capaian vaksin yang ditetapkan pemerintah segera tercapai.
ANTARA









