PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Program vaksinasi yang dilakukan pemerintah bersama instansi terkait dengan sasaran masyarakat umum dan lainnya, masih berjalan.

Tidak hanya vaksinasi, imbauan mengenai protokol kesehatan juga terus digaungkan. Termasuk bagi pihak yang sudah menjalani vaksinasi, diminta tetap menerapkan hal itu.

Lantas, seberapa pentingnya vaksinasi dan protokol kesehatan menurut banyak pihak dalam mengakhiri Covid-19?

Berikut borneonews.co.id rangkum tulisannya.

“Vaksinasi dan protokol kesehatan sangat penting sekali untuk kita bisa memutus mata rantai Covid-19,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Palangka Raya, Alman Pakpahan kepada borneonews.co.id.

Menurut Alman, protokol kesehatan yang didalamnya mencakup 5M (memakai makser, mencuci tangan, menghindari kerumunan, mengurangi mobilitas dan menjaga jarak) tidak akan sempurna dalam mencegah Covid-19 jika tidak dibarengi dengan vaksinasi.

“Jadi, vaksin ini menyempurnakan kekebalan tubuh kita. Imun harus tetap terjaga supaya terhindar dari bahanya pandemi virus corona,” ungkapnya.

--page

Dalam menyukseskan pencegahan Covid-19, Alman menyebut, sejak diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) maupun Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), dinas perhubungan tidak pernah kendor menjalankan tugas di lapangan berkaitan dengan edukasi ke masyarakat tentang pentingnya protokol kesehatan dan vaksinasi.

Untuk saat ini, sambung dia, pihaknya mendapat tugas dari wali kota melalui sekda agar melakukan antar jemput lansia supaya divaksin. “Kenapa antar jemput? Inilah salah satu upaya pemerintah, bagaimana kita bisa mengimbau dengan nyata dan memfasilitasi masyarakat agar mau divaksin. Kalaupun tidak ada keluarga, kita siap antar jemput,” paparnya.

“Vaksinasi itu melindungi diri sendiri, keluarga dan masyarakat. Vaksin itu keren. Kami siap antar jempur warga Palangka Raya untuk divaksin,” demikian Alman menyampaikan.

Selain Alman, pentingnya vaksinasi dan protokol kesehatan juga disampaikan Lurah Bukit Tunggal, Subhan Noor. Ia bahkan menyebut antusias masyarakat cukup tinggi mengikuti program pemerintah dalam percepatan penanganan Covid-19.

Salah satu faktanya ketika digelar vaksinasi di kantor kelurahan tersebut pada Rabu, 23 Juni 2021. Warga yang berdatangan melebihi dari target. Pihaknya kemudian mengagendakan jadwal berikutnya.

--page

Hal senada juga disampaikan Kapolsek Jekan Raya, Ipda Ali Mahfud bahwa vaksinasi dan protokol kesehatan sangat penting. Ali juga menilai disiplin protokol kesehatan masyarakat di wilayah hukumnya sudah cukup baik.

Meski demikian, ia menekankan untuk selalu menerapakan protokol kesehatan, termasuk jika sudah menjalani vaksinasi. “Vaksin bukan membunuh, tapi untuk kekebalan tubuh kita semuanya,” tuturnya.

Koordinator Lapangan, Pencegahan Covid-19 Kelurahan Bukit Tunggal, I Wayan Bimo Seno mengatakan, saat ini, wilayah kelurahan tersebut sudah berada pada zona kuning.

Namun, ia menyebut ada cacatan yang harus diperbaiki. Salah satunya terkait isolasi mandiri bagi masyarakat yang terkonfirmasi. Menurutnya, isolasi mandiri memerlukan kedisiplinan masyarakat supaya hal itu dapat berjalan dengan baik.

Beberapa waktu lalu, Kapolda Kalteng Irjen Dedi Prasetyo mengimbau masyarakat untuk tidak perlu khawatir apalagi takut menjalani vaksinasi. Kapolda mengajak untuk datang ke tempat digelarnya vaksinasi agar segera divaksin.

--page

Di sisi lain, juga mengajak tetap menerapkan protokol kesehatan. Demikian pula yang sudah divaksin, harus disiplin protokol kesehatan sebagaimana anjuran pemerintah.demi mengakhiri Covid-19.

Jauh hari sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kalteng, Suyuti Syamsul mengatakan, protokol kesehatan sangat penting untuk diterapkan. Bahkan, protokol kesehatan menjadi kunci utama mencegah penularan virus tersebut.

"Kuncinya protokol kesehatan," katanya.

Protokol kesehatan juga dinilai menjadi langkah tepat dalam mencegah penyakit menular lainnya. "Protokol kesehatan sangat efektif mencegah penularan penyakit menular, tidak hanya Covid-19 tapi juga penyakit menular lainnya," ungkap Suyuti sembari menambahkan bahwa kunci lainnya dalam upaya mengakhiri Covid-19 adalah vaksinasi.

Kabid Humas RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya, dr Riza Syahputra juga menyampaikan demikian. Menurutnya, kunci meredam atau mencegah bahkan menghentikan Covid-19 adalah kepatuhan dalam menerapkan protokol kesehatan yang didalamnya mencakup 5M. (BUDI/B-7)