BORNEONEWS, Pulang Pisau – Vaksinasi Lansia atau masyarakat lanjut usia di Kabupaten Pulang Pisau berada di posisi kedua terbesar di Kalimantan Tengah (Kalteng). Untuk Lansia yang ditargetkan sebanyak 12.390 orang, telah terealisasi 6.325 orang atau 51,05 persen dari jumlah yang ditargetkan.
Demikian dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pulang Pisau, dr Muliyanto Budihardjo, bahwa berdasarkan grafik, cakupan vaksinasi Covid-19 untuk Lansia di Kabupaten Pulang Pisau terbesar kedua setelah Kabupaten Sukamara.
“Melihat masyarakat yang antusias untuk divaksin, saya yakin bisa melampaui target,” ucap dr Muliyanto.
Dirinya optimis target tercapai dengan adanya sinergitas antara TNI/POLRI dengan semua elemen masyarakat. Dalam kegiatan-kegiatan vaksinasi yang digelar di Kabupaten Pulang Pisau, pihaknya memprioritaskan para lansia untuk lebih dulu divaksin.
Ia mengatakan target vaksinasi lansia akan tercapai 70 persen pada akhir bulan Juli 2021. Pemberian vaksin ini untuk menyehatkan masyarakat di tengah pandemi Covid-19 saat ini.
--page
“Paling tidak jika masyarakat sudah divaksin, maka reaksi virus covid-19 pada pasien yang sudah vaksin tidak berlangsung lama atau tidak sampai 10 hari sudah sembuh,” katanya.
Menurutnya sudah ada banyak masyarakat bahkan dokter-dokter yang sudah vaksin terkena Covid-19, dan bisa sembuh sebelum 10 hari. “Bahkan ada yang hanya lima atau tiga hari dirawat sudah bisa pulang karena sudah sembuh,” ungkapnya.
Sementara itu Warga masyarakat yang sudah menjalani vaksin tahap 1 dan 2 di Pulpis hingga saat ini telah mencapai 24.256 orang atau 106,27 persen. Pencapaian ini menempatkan Kabupaten Pulang Pisau berada di urutan nomor 3 setelah Kabupaten Sukamara dan Kota Palangka Raya.
"Berdasarkan data per 25 Juni 2021, untuk Tenaga Kesehatan dan Penunjang ditargetkan 950 orang dan terealisasi 983 atau 103,47 persen. Sedangkan Pelayan Publik ditargetkan 9.485 orang terealisasi 12.853 orang atau 135,51 persen. Sehingga Total Nakes, Pelayan Publik dan Lansia yang ditargetkan sebanyak 22.825 telah terealisasi sebanyak 20.161 atau 88,33 persen,” terang dr Mul, sapaan akrabnya.
Menurut dr Mul, yang juga Plt Direktur RSUD Pulang Pisau ini, jumlah tersebut akan terus bertambah dari hari ke hari seiring pelaksanaan vaksinasi massal yang semakin gencar dilakukan dalam beberapa hari terakhir ini.
Ada sekitar 4.095 orang dari unsur masyarakat lainnya yang juga sudah divaksin, sehingga total 24.256 orang melebihi target sebanyak 22.825 atau jika dipresentasikan sebesar 106,27 persen.
--page
Pria berkacamata ini juga menjelaskan alokasi penggunaan vaksin dalam program vaksinasi massal tersebut, yakni untuk vaksin Sinovac tersedia sebanyak 32.140 dosis, telah terpakai sebanyak 31.355 dosis secara keseluruhan untuk vaksinasi tahap 1 dan 2, sehingga masih tersisa 785 dosis.
“Kita hanya pakai Sinovac, meskipun ada tersedia vaksin Astrazeneca sebanyak 200 dosis tapi tidak kita gunakan. Sehingga jika digabungkan sisa vaksin Sinovac dan Astrazeneca berjumlah 985 dosis,” tambah dr Mul.
Kabupaten Pulang Pisau saat ini menempati posisi ketiga vaksinasi massal setelah Kabupaten Sukamara dan Kota Palangka Raya dari 14 kabupaten/kota se-Kalteng.
Dia juga menginformasikan, hingga pertanggal 28 Juni 2021, jumlah orang yang divaksin di Kabupaten Pulang Pisau terus bertambah. “Ini tentu menjadi motivasi kita untuk terus gencar melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat agar tidak perlu khawatir divaksin. Datanya baru nanti malam pukul 21.00 WIB baru dirilis, nanti akan saya sampaikan,” tutupnya. (ang)









