BORNEONEWS, Palangka Raya - Personel Satlantas Polresta Palangka Raya mengamankan sebuah mobil pikap bermuatan lebih yang diduga membawa obat-obatan dan satu box oksitosin yang diduga vaksin covid-19.
Dari hasil pemeriksaan, oksitosin yang dicurigai petugas merupakan vaksin covid-19 ternyata tidak benar.
Kasatlantas Polresta Palangka Raya AKP Rikky Operiady mengatakan, bermula petugas melaksanakan patroli dan mencurigai sebuah mobil pikap bermuatan lebih.
Kemudian lanjut Kasatlantas, mobil tersebut digiring ke Pos Bundaran Besar Kota Palangka Raya untuk dilakukan pemeriksaan.
"Alhasil, SIM pengemudi maupun KIR mobil sudah mati. Akhirnya kita lakukan pemeriksaan muatan dan didapati sejumlah box-box yang kita curigai membawa obat-obatan yang saat ini menjadi perhatian semuanya seperti vaksin dan lainnya," kata Kasatlantas, Kamis.
--page
Guna memastikan muatan tersebut, petugas meminta bantuan Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya.
"Hasilnya ternyata membawa oksitosin atau injeksi yang digunakan untuk membantu memperlancar proses persalinan serta obat-obatan jenis lainnya," tandas Kasatlantas.
Obat-obatan tersebut berasal dari Kota Banjarmasin Kalimantan Selatan menuju ke Rumah Sakit Umum Daerah Sultan Imanuddin Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng.
Setelah petugas melakukan konfirmasi kepada pihak Rumah Sakit di Pangkalan Bun, hasilnya memang benar, pihak RSUD memesan barang tersebut. Kini pikap muatan barang kesehatan tersebut kembali melanjutkan perjalanannya ke tempat tujuan. (PARLIN TAMBUNAN/B-5)









