KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Sebanyak 22 mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi negeri/swasta di Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan maupun Jawa Tengah dan Yogyakarta telah mengabdikan dirinya selama tiga bulan mengakhiri kegiatan Program Kampus Mengajar angkatan pertama di Kapuas.

Mereka secara resmi telah dilepas Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Kapuas, Suwarno Muriyat.

Dalam kesempatannya, Suwarno menyampaikan terima kasihnya kepada seluruh mahasiswa yang tergabung dalam Program Kampus Mengajar Angkatan I dari Kemendikbudristek seraya berharapKapuas kembali menjadi sasaran program untuk angkatan II.

“Semoga pengabdian selama 12 minggu itu menjadi pengalaman yang sangat berharga dalam mengasah kepemimpinan, kematangan emosional, dan kepekaan sosial,” kata Suwarno, Jumat 2 Juli 2021.

Dia menyampaikan, Dinas Pendidikan Kapuas bersama Direktorat SD dan Balitbang Kemendikbudristek serta LPMP Provinsi Kalimatan Tengah beberapa waktu lalu telah meninjau langsung kegiatan tersebut.

"Ada 11 Kepala SD, Pendidik dan Peserta Didik yang tersebar di Kecamatan Selat, Bataguh, Kapuas Timur, Basarang, dan Mantangai menyatakan program ini banyak membantu,” imbuhnya.

Sementara itu, Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palangka Raya, Waldi yang mewakili peserta program tersebut menyatakan bangga dan terima kasih telah diberi kesempatan mengabdikan diri pada sekolah yang sangat memerlukan dukungan agar ke depan dapat terakreditasi serta lancar dalam proses belajar mengajar di tengah pandemi Covid-19 yang masih mewabah.

--page

“Banyak suka dan duka yang kami rasakan sebagai pengalaman dari luar kampus. Kami mengenal program Pendidikan Hebat Kapuas Cerdas, juga adat istiadat dan budaya Kapuas. Karena hal itu rasa nasionalisme kami kini semakin kokoh dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” ucap Waldi. (DODI RIZKIANSYAH/B-11)