KASONGAN –

BORNEONEWS, Kasongan - Seorang pria berusia 61 tahun bernama Tarto ditemukan meninggal dunia di rumah kontrakannya, Jalan Hatampung, RT 29, Desa Hampalit, Kecamatan Katingan Hilir, Jumat, 2 Juli 2021 sekitar pukul 09.00 WIB.

Temuan itu kembali menggegerkan warga Kereng Pangi desa setempat. Tiga hari sebelumnya, sesosok mayat perempuan umur 68 tahun ditemukan di bawah pohon kelapa, sawit tidak jauh dari rumah kontrakannya di Gang Telkom Kereng Pangi.

Kapolres Katingan AKBP Andri Siswan Ansyah melalui Kasatreskrim Iptu Adhy Heriyanto mengatakan, saat ini, unit identifikasi Polres Katingan tengah melakukan olah TKP.

Kasatreskrim menuturkan, dari keterangan saksi, Abdul Syukur menyebutkan bahwa saat menjenguk korban di baraknya, ia mendapati pintu barak tidak terkunci.

Kemudian, saksi langsung masuk ke dalam barak dan menemukan korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa lagi.

--page

Setelah dilakukan olah TKP dari unit identifikasi Polres Katingan bersama petugas kesehatan dari Puskesmas Kereng Pangi dengan mengikuti protokol kesehatan Covid-19 terhadap korban, bahwa sekujur tubuh Tarto tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan.

"Dari keterangan salah satu tenaga kesehatan yang bertugas di Puskesmas Kereng Pangi, korban beberapa hari sebelumnya ada memeriksakan diri dengan keluhan sakit," ujar Kasatreakrim Iptu Adhy Heriyanto.

Setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata korban menderita anemia serta Mall Nutrisi (kekurangan gizi) dan korban tidak ada memiliki tanda-tanda terpapar Covid-19.

Sehingga, kala itu, disarankan kepada korban untuk rawat inap di rumah sakit. Namun, pada waktu itu korban menjawab tidak mempunyai keluarga dan korban langsung pulang.

Kasatreskrim menuturkan, dari keterangan tetangga korban bahwa korban menyewa barak itu baru sekitar 4 bulan dan korban memang sering sakit-sakitan. "Untuk proses pemakaman korban akan diurus pihak Desa Hampalit," tutur Kasatreakrim Polres Katingan Iptu Adhy Heriyanto. (ABDUL GOFUR/B-7)