KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Taman Kanak-Kanak (TK) Dharma Wanita Setda Kapuas dalam tahun Pelajaran 2020/2021 telah meluluskan 17 peserta didik.

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Kapuas, Suwarno Muriyat menyampaikan sejumlah pesan, baik kepada peserta didik maupun orangtua peserta didik.

Selain menjelaskan persiapan Pembelajaran Tatapmuka Terbatas (PTMT) juga diingatkan kembali tentang stunting (kekerdilan) agar anak-anak di Kabupaten Kapuas tumbuh dan berkembang secara maksimal baik fisik maupun psikis.  

“Dinas Pendidikan dalam setiap kesempatan memberikan edukasi dalam kelas parenting (pertemuan antara Pengelola PAUD, Perwakilan TP PKK, Kepala Desa dan masyarakat) sehingga masyarakat yang memiliki anak usia 2 – 6 tahun terdaftar sebagai peserta didik pada PAUD," kata Suwarno, Sabtu 3 Juli 2021.

Dilakukan pula penyuluhan tentang 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) maupun melalui buku panduan, juga berpesan kepada para ibu yang sedang hamil untuk patuh dan disiplin mengkonsumsi tablet zat besi, vitamin C dan kalsium yang diperoleh secara gratis dari puskesmas.

--page


"Tujuannya adalah agar terhindar dari anemia sehingga anak yang dilahirkan tidak menderita anemia, kekerdilan namun juga kecerdasannya," ucapnya.

Dia juga mengimbau agar balita sebaiknya tidak terlalu sering digendong, dibedong (dibungkus kain saat diayun) biarkanlah anak menemukan cara dia miring, berguling, merangkak, berdiri dan berjalan satu langkah dua langkah dilakukan sendiri tanpa perlu terlalu banyak intervensi orangtua.

Sebelumnya, Ketua Badan Pengasuh TK Apolonia Septedy menyatakan tekadnya guna meningkatkan sarana, prasarana dan kualitas sejumlah TK binaannya.

“Saya bangga pada kalian karena rajin membantu orang tua dirumah, juga tadi ada yang ingin jadi guru, polisi, tentara, dokter dan lainnya, gantungkanlah cita-citamu setinggi bintang dilangit. Mari Bapak dan Ibu kita dukung mereka agar tercapai cita-citanya,” ucap Apolonia. (DODI RIZKIANSYAH/B-7)