BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Kasus Covid-19 di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) terus alami peningkatan. Dalam penanganannya, selain mengeluarkan peraturan kegiatan selama pandemi Covid-19, pemerintah daerah juga sedang mempersiapkan perluasan RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun mengantisipasi lonjakan pasien Covid-19.
Bupati Kobar, Nurhidayah menyampaikan saat ini Kobar lonjakan kasus yang cukup tinggi. Tercatat ada 524 kasus aktif, yaitu pasien dalam perawatan dan pasien yang isolasi mandiri. Untuk itu beberapa strategi penangan Covid-19 pun ditingkatkan, termasuk penambahan ruang perawatan.
"Antisipasi lonjakan kasus, sementara ini kita masih fasilitask RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun pada tahap persiapan untuk perluasan ruang perawatan pasien," katanya, Jumat 2 Juli 2021, kemarin.
Bila nanti ruang perawan pasien Covid-19 di RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun tidak mencukupi, karena meningkatnya pasien. Maka selanjutnya RS Muhammadiyah dan LPTQ akan dibuka dan digunakan untuk penangan pasien Covid-19.
Oleh sebab itu agar kasus Covid-19 dapat ditekan, Nurhidayah mengajak kepada seluruh masyarakat untuk disiplin protokol. Sebab corona ini nyata dan ada, hal tersebut ditunjukkan dengan banyaknya pasien dalam perawatan dan juga meningkatnya kasus meninggal karena Covid-19.
--page
"Covid-19 ini harus kita lawan, kita cegah dan kita tanggulangi bersama-sama, pemerintah dalam hal ini tidak bisa melakukan itu semua, tanpa didukung oleh semua stakeholder yang ada maupun masyarakat kabupaten Kotawaringin Barat," tuturnya.
Masyarakat kabupaten Kotawaringin Barat harus bersama - sama berjuang keras melawan yang namanya pandemi Covid-19. Pemerintah telah melakukan tracking dan tes, menggencarkan 4 M dan yang saat ini juga sedang digencarkan ialah vaksinasi.
"Mari kita tuntaskan vaksinasi guna melawan Covid-19, tentunya diperlukan keserentakan gerak perjuangan, semangat kita bersama, guna menghentikan Pendemi Covid-19 ini," pungkasnya. (DANANG/B-6)









