BORNEONEWS, Palangka Raya - Pembukaan pendaftaran seleksi penerimaan Calon Penagawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) telah dibuka sejak 30 Juni 2021 kemarin. Namun demikian, diharapkan masyarakat pencari kerja tidak hanya terfokus pada hal tersebut.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kalimantan Tengah (Kalteng), Syahril Tarigan mengatakan, selain lowongan kerja menjadi abdi negara, masyarakat juga dapat mencoba bekerja di sektor swasta.
“Indeks pembangunan ketenagakerjaan di Kalteng meningkat setiap tahunnya. Jadi, kami minta kepada masyarakat untuk tidak hanya fokus mengejar pekerjaan sebagai abdi negara saja, namun bisa mencoba di sektor swasta,” tutur Syahril.
Indeks Pembangunan Ketenagakerjaan atau IPK tersebut merupakan suatu nilai yang menggambarkan keberhasilan pembangunan ketenagakerjaan.
Keberhasilan tersebut dilihat secara komposit yang mencakup sembilan indikator utama pembangunan ketenagakerjaan yang sangat mendasar.
--page
Indikator tersebut, antara lain perencanaan tenaga kerja, penduduk dan tenaga kerja, kesempatan kerja, pelatihan kerja dan kompetensi kerja.
Kemudian produktivitas tenaga kerja, hubungan industrial, kondisi lingkungan kerja, pengupahan dan kesejahteraan pekerja, dan terakhir adalah jaminan sosial tenaga kerja.
“Kemudian, juga telah terintegrasi dengan konsep pembangunan sustainable development goals. Itu artinya masih banyak tersedia lapangan pekerjaan di Kalteng di sektor swasta dan ini bisa dimanfaatkan oleh masyarakat calon pekerja,” pungkasnya. (HERMAWAN DP/B-6)








