SUKAMARA –

BORNEONEWS, Sukamara - Stok tabung oksigen yang dimiliki di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sukamara saat ini terbatas, hal tersebut disebabkan karena kebutuhan mengalami peningkatan, telebih kasus covid-19 di Kabupaten Sukamara mengalami peningkatan.

"Untuk stok oksigen, memang sangat terbatas, karena memang penyedianya hanya satu dari PT Semator di Sampit," kata Direktur RSUD Sukamara, Dr Eflin Sianifar, Selasa, 6 Juli 2021.

Eflin menuturkan, bahwa jumlah tabung yang dihabiskan dalam sehari tidak menentu, hal tersebut bisa dilihat dari jumlah pasien dan keadaan pasien, apabila kondisi pasien memburuk, maka pasien tersebut bisa menghabiskan sebanyak 20 tabung.

"Yang jelas melihat kasusnya, dan itu tergantung dari dokternya juga, tetapi memang untuk saat ini pasien-pasien kita dengan gejala sedang dan berat kita terapi oksigen, yang memang harus kita perhatikan," ujarnya.

Ditambahkannya bahwa saat ini RSUD Sukamara menyediakan sebanyak 26 tempat tidur bagi pasien covid-19, dimana pasien yang dirawat disana hanya yang bergejala berat dan sedang.

--page

"Kalau untuk rumah sakit perluasan, ada sebanyak 84 tempat tidur yang disediakan, dan ini berada di BPG, dimana sampai saat ini masih terus digunakan," tuturnya.

Diketahui jumlah kasus terkonfirmasi positif covid-19 di Bumi Gawi Barinjam terus mengalami peningkatkan, tercatat pada tanggal 5 Juli 2021 jumlahnya telah mencapai 925 kasus dengan jumlah dalam perawatan sebanyak 171 orang. Selain itu pasien yang meninggal akibat covid-19 juga bertambah menjadi 20 orang. (NORHASANAH/B-5)