BORNEONEWS, Palangka Raya - Rencana Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas tahun ajaran 2021/2022 di Palangka Raya berpotensi ditunda lantaran kasus positif Covid-19 kembali meningkat.
Hal ini mengingat Kota Palangka Raya termasuk salah satu dari 3 kabupaten/kota yang termasuk kategori zona resiko tinggi level 4 atau Insiden sangat tinggi di Provinsi Kalimantan Tengah.
Artinya angka kasus konfirmasi positif Covid-19 lebih dari 150 orang per 100.000 penduduk per minggu. Kejadian rawat inap karena Covid-19 di rumah sakit lebih dari 30 orang per 100.000 penduduk per minggu dan angka kematian akibat Covid-19 lebih dari 5 orang per 100.000 penduduk per minggu.
“Untuk PTM terbatas akan dilaksanakan apabila zona penyebaran Covid-19 sudah aman, positive rate sudah aman, reproduksi efective kita sudah aman," kata Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin, Selasa 6 Juli 2021.
Ia menegaskan kepada pihak sekolah maupun Universitas agar tetap mengutamakan situasi dan kondisi penyebaran Covid-19. Selama masih belum zona hijau, maka PTM terbatas tidak bisa dilaksanakan.
--page
“Pembelajaran daring akan tetap dilakukan apalagi mengingat Kota Palangka Raya saat ini termasuk kategori zona resiko tinggi level 4," pungkasnya. (HENDRI/B-5)









