JAKARTA –

BORNEONEWS, Jakarta - PP PBSI memastikan tim bulu tangkis Indonesia dalam keadaan sehat dan siap berangkat ke Prefektur Kumamoto, Jepang, untuk menjalani pemusatan latihan sebelum turun bertanding dalam Olimpiade Tokyo.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Rionny Mainaky memastikan 11 atlet bulu tangkis Indonesia siap bertanding dalam Olimpiade Tokyo yang dimulai 23 Juli mendatang.

“Untuk persiapan, saya lihat semua pemain dan pelatih dalam keadaan baik dan fokus. Walaupun dengan keadaan sulit seperti ini, mereka tidak terganggu," kata Rionny dalam laman resmi PBSI, Selasa.

"Kondisi semua juga sehat dan saya pastikan semua pemain siap bertanding. Saya juga pastikan Indonesia mengirim tim terbaik yang ada saat ini," sambung dia.

Tim bulu tangkis Indonesia sudah menjalani serangkaian tes kesehatan, termasuk tes PCR berkala,  selama empat hari berturut-turut sejak Minggu (4/7) hingga Rabu besok.

"Kami sudah jalani dua kali tes PCR, dari Minggu dan Senin kemarin, Puji Tuhan hasilnya bagus. Hari Selasa ini (6/7) dan besok Rabu kami tes PCR kembali untuk pemenuhan syarat-syarat administratif," ungkap Rionny.

PBSI dalam pengumumannya juga merilis 25 nama yang terdiri dari pemain, pelatih, dan ofisial yang akan berangkat ke Jepang. Namun dari 25 nama ini tidak ada nama pelatih kepala ganda campuran, Richard Mainaky.

--page

Sebagai gantinya, PBSI akan mengirimkan asisten pelatih Nova Widianto untuk mengawal Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti selama Olimpiade Tokyo.

Tim Indonesia dijadwalkan bertolak ke Prefektur Kumamoto Kamis lusa pukul 23.15 WIB menggunakan maskapai Japan Airlines dengan nomor penerbangan JL5012 melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Mereka akan transit terlebih dahulu di Bandara Haneda, Tokyo, selama sembilan jam sebelum melanjutkan penerbangan ke Kumamoto.

ANTARA