BORNEONEWS, Palangka Raya - Pengembangan SDM terutama di wilayah pelosok Kalteng perlu dioptimalkan guna untuk mencetak generasi yang berkualitas dan mampu bersaing.
Menanggapi hal itu, Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Duwel Rawing menyarankan agar pengembangan SDM di wilayah pelosok bisa optimal bisa dengan mengalokasikan dana desa untuk kepentingan pendidikan.
"Dana desa yang ada bisa disisihkan untuk pendidikan seperti memberikan beasiswa. Melalui jalur ini Pemdes dapat mengirimkan siswa untuk menempuh pendidikan yang lebih tinggi ke daerah yang mempunyai fasilitas pendidikan yang lebih bagus," ucapnya, Rabu, 7 Juli 2021.
Diterangkannya tentu untuk merealisasikan hal tersebut harus dengan melalui Musrenbang terlebih dulu dan bagi siswa yang mendapat beasiswa harus dibuat perjanjian setelah selesai menempuh pendidikannya, maka harus kembali ke daerah asalnya untuk berkontrubusi membangun wilayah itu.
Dia mengatakan penggunaan dana desa yang diberikan pemerintah tersebut tidak hanya bisa digunakaan untuk membangun sarpras saja, tapi bisa juga dilaksanakan untuk membangun bidang lainnya seperti pendidikan, kesehatan, perekonomian dan lainnya.
--page
"Jadi tergantung kebijaksanaan dari desa itu sendiri diperuntuhkan untuk apa, namun yang menurut kami perlu itu yakni salah satunya seperti pengembangan SDM," tegasnya. (DONNY D/B-6)









