KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Anggota DPRD Kabupaten Kapuas, Franco B Dehen mengharapkan dan mendorong rencana Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dapat ditinjau kembali, mengingat pandemi covid-19 masih terjadi.

Franco berharap Pemkab Kapuas melalui dinas pendidikan bisa mempertimbangkan kembali rencana pelaksanaan PTM tersebut.

"Saya berharap Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas untuk meninjau kembali Pembelajaran Tatap Muka," katanya, Rabu 7 Juli 2021.

Dia menuturkan peranan dari Disdik Kapuas harus memperhatikan dengan matang, dan tentu untuk keamanan, serta keselamatan anak-anak didik.

"Alangkah baiknya, kita semua waspada secara dini terhadap anak-anak kita, meskipun pihak sekolah menjamin Protokol Kesehatan Covid-19 yang ketat, atau sistem satu anak, satu kali turun dalam seminggu," ucapnya. Menurut dia langkah amannya anak-anak tetap belajar dari rumah saja yang dioptimalkan.

--page

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas, Suwarno Muriyat menjelaskan sependapat dengan DPRD karena sejalan dengan prinsip pengelolaan pengajaran dimasa pademi Covid-19, yakni keselamatan, dan kesehatan untuk semua.

Menurutnya peserta didik orang tua peserta didik adalah prioritas utama, namun memperhatikan pula dampak negatif pandemi terhadap tumbuh kembang peserta didik.

"Langkah Disdik Kapuas juga terus berkoordinasi dengan Satgas Penanganan Covid-19, Komite Sekolah, dan orang tua peserta didik dalam rangka pemenuhan delapan daftar periksa," katanya. (DODI RIZKIANSYAH/B-6)