SUKAMARA –

BORNEONEWS, Sukamara - Pemerintah Kabupaten Sukamara melakukan beberapa strategi guna memutus mata rantai penyebaran covid-19. Salah satunya dengan menurunkan satgas di wilayah yang kasusnya cukup banyak.

"Jadi ada beberapa strategi sudah kita terapkan untuk upaya memutus mata rantai penyebaran covid-19," kata Bupati Sukamara, Windu Subagio, Kamis, 8 Juli 2021.

Pihaknya akan menurunkan satgas di desa yang kasusnya cukup banyak dengan tugas utama untuk mengawasi dan membantu masyarakat yang sedang menjalani isolasi mandiri.

"Misalnya di Desa Bukit Sungkai ada 20 orang yang terkonfirmasi di sana, kita menurunkan satgas sebagai back up dari PPKM Mikro yang sudah dijalankan selama ini," terangnya.

Windu berharap dengan cara dan strategi yang dilakukan, bisa memutus mata rantai penyebaran covid-19 di wilayah Bukit Sungkai, apalagi tim gugus tugas juga sudah melakukan tracking dan testing.

--page

"Yang kontak eratnya juga sudah habis, alhamdulillah sampai hari ini juga tidak ada kasus baru disana. Mudah-mudahan dalam 10 hari, setelah karantina mandiri, kasus covid-19 di Desa Bukit Sungkai, Kecamatan Balai Riam itu bisa selesai dan terputus mata rantainya," harapnya.

Diketahui, jumlah terkonfirmasi poaitif covid-19 di Sukamara terus mengalami peningkatan, tercapat pada 7 Juli 2021 sebanyak 936 kasus, sedangkan pasien dalam perawatan mengalami penurunan menjadi 146 dari 172. (NORHASANAH/B-6)