BORNEONEWS, Sampit - Kementerian Agama Kotawaringin Timur menganjurkan agar panitia kurban mengantarkan langsung daging ke rumah warga yang berhak menerima. Hal tersebut mengantisipasi adanya kerumuman saat pembagian hewan kurban
"Sebaiknya antar langsung ke orang yang menerimanya," kata Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Kotawaringin Timur, Sublianur, Kamis 8 Juli 2021.
Sementara bagi panitia yang memberlakukan sistem kupon, pengaturan protokol kesehatan perlu diperhatikan. Misalnya dengan mengatur jarak atau mengatur waktu pembagian.
"Kalau pakai kupon maka diatur supaya jaga jarak.Prokes wajib dilaksanakan. Panitia harus pakai masker dan sarung tangan," tegas Subli.
Demikian halnya dengan pemotongan hewan kurban yang dilakukan di rumah potong hewan. Petugas harus sadar dan disiplin dalam memenuhi rukun pemotongan hewan kurban dan protokol kesehatan.
--page
Masyarakat yang melaksanakan ibadah kurban juga diimbau tak serentak melaksanakan pemotongan dan pembagian pada hari H Idul Adha.
Penyembelihan hewan kurban berlangsung dalam tiga hari yakni tanggal 11, 12, dan 13 zulhijah, untuk menghindari kerumuman di lokasi pemotongan hewan kurban.(USAY NOR RAHMAD/B-7)









