BORNEONEWS, Nanga Bulik - Seorang pemuda berusia 23 tahun warga Kelurahan Nanga Bulik, Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah, dinyatakan hilang. Pasien yang tengah menjalani perawatan di ruang isolasi Covid-19 itu diduga kabur dari RSUD Lamandau pada Kamis, 8 Juli 2021 malam. Hal itu dibenarkan Direktur RSUD Lamandau, dr Ning Agustina, saat dijumpai wartawan pada Jumat, 9 Juli 2021.
"Betul, dugaan sementara pasien itu pergi tanpa sepengetahuan petugas medis tadi malam (Kamis 8 Juli 2021 malam)," kata Ning Agustina.
Dia menjelaskan, pasien yang merupakan pemuda berusia 23 tahun itu semula terkonfirmasi reaktif berdasarkan tes antigen. Karena ada keluhan sesak nafas, pasien tersebut dirawat di ruang isolasi Covid-19.
Sebelum dinyatakan hilang, cerita Ning Agustina, pasien tersebut sering bertingkah aneh dan terkadang membingungkan petugas medis yang bertugas. Bahkan, pernah mengamuk di ruang perawatan tanpa alasan yang jelas.
"Iya, pasien tersebut sering bersikap aneh, entah karena ada penurunan kejiwaan atau apa belum kami ketahui karena kami belum mempunyai data yang jelas. Sikapnya juga membingungkan, saat berada di rumah minta dirawat di rumah sakit, ketika di rumah sakit ngamuk pengen pulang, jadi petugas kami dibuat kerepotan sama perilakunya," ujar dia.
--page
Ning Agustina juga mengatakan jika pihak RSUD Lamandau sejatinya telah menerapkan standar operasional presedur (SOP) serta tatalaksana yang berlaku dalam proses perawatan pasien Covid-19. Termasuk menerapkan SOP pengamanan seperti mengunci pintu keluar-masuk wilayah rumah sakit. Dugaan sementara pasien keluar dari area RSUD dari arah samping.
"Sepertinya pergi lewat samping, tapi ini baru dugaan ya," ucap dia.
Atas adanya peristiwa ini, Ning Agustina mengaku bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan BPBD dan Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Lamandau untuk melakukan pencarian. Ia juga berharap pasien tersebut dapat segera ditemukan sehingga tidak membahayakan masyarakat lain.
"Kita terus berkoordinasi dengan Satgas, semoga saja ditemukan dan dapat ditangani dengan baik," harapnya.
Sementara diketahui jumlah pasien Covid-19 yang kini menjalani perawatan di RSUD Lamandau berjumlah 20 orang. 20 pasien tersebut mengalami keluhan beragam termasuk telah melewati proses perawatan dengan waktu yang berbeda-beda. (HENDI NURFALAH/B-7)









