BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Akibat ada warganya yang terpapar covid-19, dua RT di Desa Pasir Panjang, Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) yaitu RT 6 dan 8, mulai Jumat, 9 Juli 2021 melakukan lockdown skala mikro.
Kepala Desa (Kades) Pasir Panjang Tamel Otol menjelaskan, lockdown skala mikro tersebut dilakukan selama 14 hari.
"Lantaran di dua RT tersebut terdapat total 14 orang yang terpapar covid-19 dan harus melakukan isolasi mandiri, maka atas keputusan musyawarah yang digelar perangkat desa bersama RT dan tokoh masyarakat, kebijakan lockdown dilakukan," jelas Tamel Otol.
Menurut Tamel Otol, keputusan yang diambil berdasarkan musyawarah warga ini bisa diterima oleh warga.
"Bahkan warga setempat bekerjasama untuk memberikam support sembako dan kebutuhan lainnya bagi warga yang harus menjalani isolasi mandiri," jelas Tamel Otol.
--page
Support tersebut, lanjut Tamel Otol, merupakan bentuk gotong royong warga dengan harapan agar dalam kurun waktu lockdown ini, pasien yang berdangkutan bisa menjalani isolasi mandiri dengan nyaman.
"Sehingga jumlah orang yang terkonfirmasi positif covid-19 di 2 RT tersebut bisa sembuh seluruhnya dan angka penularan kembali menjadi nol," jelas Tamel Otol.(WAHYU KRIDA/B-7)









