SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi di perairan Laut Jawa. Nelayan diimbau tak melaut mengingat risiko yang sangat tinggi.

"Harap diperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran, terutama bagi perahu nelayan," kata Kepala BMKG Stasiun Bandara H Asan Sampit, Musuhanaya, Sabtu 10 Juli 2021. 

Tak hanya nelayan, masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir seperti di Ujung Pandaran, Kecamatan Teluk Sampit, dan sekitarnya juga agar selalu waspada. 

Berdasarkan prakiraan cuaca maritim BMKG, tinggi gelombang di wilayah perairan Kalimantan Tengah bagian Timur 0,8 meter hingga 1,8 meter. Dengan kecepatan angin 07 knots hingga 18 knots. 

Peringatan dini ini juga berlaku bagi perairan Laut Jawa Timur- Masalembo, perairan selatan Jawa Timur, dan Samudra Hindia selatan Jawa Timur. Tinggi gelombang di perairan ini rata-rata mencapai 2,5 meter. 

--page

Peringatan dini gelombang tinggi ini merupakan informasi prakiraan gelombang untuk 2 hari ke depan. BMKG akan mengeluarkan peringatan dini jika terjadi gelombang tinggi lebih dari 1, 25 meter dan bertahan selama 12 jam. 

"Peringatan ini berlaku maksimal 2 hari sejak dikeluarkan dan diperbaharui setiap ada perubahan dan sebelum masa berlakunya habis," pungkasnya. (USAY NOR RAHMAD/B-6)