BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Tim Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI telah melaksanakan verifikasi lapangan Kota Layak Anak (KLA) di Kabupaten Kobar. Hasilnya, Kabupaten Kobar meraih nilai tertinggi pada verifikasi KLA di Kalteng.
Plt Kepala Dinas Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB), Fitriyana, penilaian tersebut sebagaimana harapan pemkab yang sudah melakukan persiapan.
"Kita bersyukur pada hasil verifikasi lapangan tim KLA tahun ini mendapat nilai tertinggi se Kalteng. Tentu ini menjadi penyemangat kita dalam mewujudkan pertumbuhan anak yang lebih baik di Kobar," kata Fitriyana, Minggu, 11 Juli 2021.
Dia mengatakan, adapun capaian dan kegiatan yang dilakukan dalam konvensi hak-hak anak di antaranya klaster hak sipil dan kebebasan, klaster lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, klaster kesehatan dasar dan kesejahteraan, klaster pendidikan, pemanfaatan waktu luang dan kegiatan kebudayaan, serta klaster perlindungan khusus.
Dengan perolehan nilai tertinggi KLA yang diperoleh Kobar, Fitriyana berharap Kabupaten Kobar bisa melaju ke tingkat nasional dengan predikat yang lebih tinggi.
Dan ini merupakan upaya bersama, agar pemkab memberikan perlindungan yang lebih ditunjang dukungab pendidikan dan prasarana untuk anak di Kabupaten Kobar.
--page
"Kita berharap Kobar mampu memperoleh penilaian KLA dengan predikat lebih tinggi," pungkasnya. (DANANG/B-11)









