BORNEONEWS, Sampit - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) kembali mengeluarkan peringatan dini terkait gelombang tinggi di perairan Laut Jawa. Tinggi gelombang berkisar 1- 2,5 meter, berbahaya bagi pelayaran.
"Waspada tinggi gelombang lebih dari 2 meter, di perairan Laut Jawa," ungkap Kepala BMKG Stasiun Bandara H Asan Sampit, Musuhanaya, Senin, 12 Juli 2021.
Gelombang tinggi hampir terjadi di seluruh perairan Laut Jawa, meliputi Laut Jawa Bawean, Laut Jawa Timur Masalembo, Perairan Kepulauan Kangean, Perairan selatan Jawa Timur dan Samudra Hindia selatan Jawa Timur.
Tinggi gelombang ini dipengaruhi kecepatan angin di permukaan laut. Saat ini, kecepatan angin di permukaan laut khususnya perairan Kalimantan Tengah bagian timur, berkisar 08-20 knot.
"Masyarakat pesisir Laut Jawa harus meningkatkan kewaspadaan. Terutama bagi nelayan agar menunda kegiatan melaut," imbau Musuhanaya.
--page
Pemantauan BMKG, saat ini terdapat sirkulasi udara di Samudra Hindia barat Kepulauan Mentawai. Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara dominan bergerak dari Timur - Selatan dengan kecepatan angin berkisar 5 - 20 knot.
Sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari Timur – Tenggara dengan kecepatan angin berkisar 5 - 25 knot. Kecepatan angin tertinggi terpantau di Perairan Kep. Nias – Kep. Mentawai, Samudra Hindia barat Sumatra Barat, Perairan Yos Sudarso – Merauke dan Laut Arafuru. (USAY NOR RAHMAD/B-7)









