MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh - Kepala Dinas tenaga Kerja, Transmigrasi, operasi dan Usaha Kecil Menengah (Disnakertranskop UKM) Kabupaten Barito Utara, M Mastur mengatakan koperasi berperan penting dalam membangun perekonomian di Indonesia.

“Melalui koperasi diupayakan setiap anggota berhak mendapatkan berbagai macam kebutuhan, selain itu koperasi juga memiliki tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran yang tidak hanya mengejar keuntungan koperasi,” jelasnya, Senin 12 Juli 2021.

Dijelaskannya koperasi merupakan sebuah organisasi ekonomi yang dijalankan oleh anggota berdasarkan prinsip ekonomi kerakyatan. Koperasi juga dapat diartikan sebagai badan usaha dimana setiap anggota memiliki hak suara yang sama berdasarkan asas kekeluargaan.

“Sehingga setiap anggota mempunyai tugas dan tanggung jawab dalam setiap keputusan yang diambil,” terangnya.

Hingga saat ini telah banyak koperasi yang berdiri di berbagai daerah. “Setiap warga negara dapat mendirikan sebuah koperasi, baik orang atau seorang maupun yang memiliki badan hukum. Modal usaha koperasi dapat dihasilkan dari seluruh anggota, sehingga beroperasinya usaha ini juga disesuaikan dengan kebutuhan bersama,” katanya.

--page

Menurut mantan Camat Teweh Tengah ini koperasi didirikan untuk mencapai tujuan tertentu. Ada beberapa tujuan dalam mendirikan koperasi yaitu mensejahterakan anggota sesuai dengan prinsip ekonomi kerakyatan.

Dikatakannya fungsi dan tujuan koperasi sebagaimana diatur dalam Pasal 3 dan d UU Perkoperasian. Di antaranya membangun dan mengembangkan potensi dan kemampuan ekonomi anggota khususnya serta masyarakat pada umumnya untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosial.

Kemudian berperan secara aktif dalam upaya meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat. Memperkukuh perekonomian rakyat sebagai dasar kekuatan dan ketahanan perekonomian nasional dengan koperasi sebagai soko gurunya.

“Berusaha mewujudkan dan mengembangkan perekonomian nasional yang merupakan usaha bersama berdasar asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi,” pungkasnya. (RAMADHANI/B-6)