SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Petugas Puskesmas Baamang 1 tidak hanya gencar melakukan tracking bagi warga yang positif Covid-19. Namun juga memantau warga yang menjalani isolasi mandiri. 

"Setiap pemantauan ke rumah pasien akan diperiksa kadar oksigen dalam tubuhnya. Jika terlalu rendah langsung dibawa ke rumah sakit," ungkap Kepala Puskesmas Baamang 1, Supriadi, Selasa 13 Juli 2021. 

Tidak hanya itu, puskesmas juga memberikan obat gratis khusus bagi warga yang isolasi mandiri. Bahkan, pihak keluarga yang kontak erat juga diperhatikan.

"Tidak hanya pasien yang diberikan obat-obatan gratis namun keluarga yang melakukan kontak erat juga diberikan vitamin gratis oleh puskesmas," imbuhnya.

Diakuinya, memang tidak sekaligus pihaknya mendatangi semua pasien. Apalagi puskesmas memiliki petugas yang terbatas. Sementara warga yang isolasi mandiri banyak, tidak sebanding dengan jumlah tenaga kesehatan.

--page

Supriadi menambahkan, satu petugas bisa mengunjungi 3 hingga 4 orang yang isolasi mandiri, dengan pemantauan dilakukan dua kali selama 14 hari. Kecuali warga mengalami gejala mereka bisa menghubungi via WhatsApp dan petugas akan langsung datang.

"Meski cuma via WA tapi hampir setiap hari kami hubungi. Kami tanyakan kondisinya. Beberapa kasus, pernah ada keluhan, kami datang malam-malam ternyata setelah diperiksa sangat lemah dan langsung dirujuk ke rumah sakit," bebernya.

Untuk diketahui, Puskesmas Baamang 1 memiliki sebanyak 10 petugas yang melakukan tracking. Dan saat ini, pihaknya bekerjasama dengan gugus kecamatan untuk memantau agar pasien tidak berkeliaran. (USAY NOR RAHMAD/B-7)