PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian, dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kota Palangka Raya melakukan kajian untuk menyusun strategi pengembangan Agrowisata.

Kepala Bapedalitbang Hari Mayhadi mengatakan, sejauh ini pihaknya menggandeng Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) Universitas Palangka Raya (UPR) guna mewujudkan hal tersebut.

"Kota ini mempunyai 3 wajah. Yaitu wajah perkotaan, pedesaan dan hutan. Sehingga menjadi tantangan untuk pengembangan agrowisata," katanya, Selasa 13 Juli 2021.

Menurutnya, agrowisata paling efektif untuk menanggulangi kemiskinan, sebab dalam pengembangannya pasti melibatkan masyarakat.

"Semakin maju daerah itu sebagai kawasan agrowisata, maka dampak ekonominya makin dirasakan masyarakat sekitar," bebernya.

Ia menambahkan, sasaran smart economy adalah untuk mewujudkan ekosistem yang mendukung aktivitas ekonomi masyarakat yang sejalan unggulan daerah.

--page

Salah satu sektor jasa yang dapat mendukung pengembangan ekonowi wilayah Kota Palangka Raya adalah pariwisata yang berbasis pertanian atau agrowisata. (HENDRI/B-11)