PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) terus melakukan pengecekan hewan kurban, agar terjamin kesehatannya untuk disembelih pada Hari Raya Idul Adha nanti.

Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner DPKH Kobar, Haryo Prabowo, Rabu, 14 Juli 2021, menjelaskan bahwa hingga hari tersebut, petugas sudah mengecek 1.033 ekor sapi.

"Sapi yang sudah dicek tersebut kemudian diberikan label sehat. Sedangkan untuk hewan kambing, kami juga cek namun tidak diberikan label seperti sapi," jelas Haryo Prabowo.

Pasalnya, berdasarkan pengalaman beberapa tahun sebelumnya kambing yang diberikan label sehat saat dicek seminggu kemudian sudah banyak yang berubah kondisinya.

"Untuk kambing yang saat dicek dianggap kurang sehat disarankan dipisahkan dan tidak dijual. Arti sehat pada label tersebut maksudnya sehat secara kesehatan hewan/masyarakat veteriner dan memenuhi syariat untuk dijadikan hewan kurban yaitu cukup umur, tidak cacat, dan diutamakan jantan," jelas Haryo Prabowo.

Kemudian, terkait pemeriksaan antemortem yaitu sebelum hewan disembelih dan postmortem atau pasca penyembelihan hewan kurban, nantinya akan dilakukan oleh tim pemeriksa hewan kurban ke lokasi pemotongan.

--page

"Pemotongan hewan kurban tersebut juga wajib menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran covid-19," kata Haryo Prabowo. (WAHYU KRIDA/B-11)