TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran atau BPBD Damkar Kabupaten Barito Timur mengundang pengelola sanggar tari tradisional untuk mengikuti sosialisasi protokol kesehatan, Rabu, 14 Juli 2021.

Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Sanggar Komandan dari Tamiang Layang, Pangunraun Jatuh dari Paku Beto dan sanggar Karau Janang dari Ampah.

Kepala Pelaksana BPBD Damkar, Riza Rahmadi menjelaskan, sosialisasi tersebut bertujuan untuk membangun kesepakatan bersama terkait protokol kesehatan dalam menampilkan tari-tarian di acara pernikahan maupun ritual adat lainnya.

"Kami mengharapkan nanti semua pemangku kegiatan agar sama-sama memedomani protokol kesehatan yang telah disepakati, sehingga ritual adat maupun acara pernikahan yang digelar dapat berlangsung dengan lancar," ujar Riza usai sosialisasi.

Dia menambahkan, penerapan protokol kesehatan pada kepada penari maupun masyarakat yang menghadiri suatu acara bukan untuk mempersulit penyelenggara acara. Tetapi agar acara berlangsung dengan lancar dan aman dari penularan covid-19.

"Prosesi adat yang memang wajib dilakukan dipersilakan saja, namun dengan protokol kesehatan yang ketat dan jumlah peserta dibatasi," tegas Riza.

Selain menyampaikan sosialisasi, pada kesempatan tersebut BPBD Damkar juga memberikan bantuan masker bagi masing-masing sanggar tari.

--page

Diketahui, dalam dua hari terakhir positif covid-19 di Kabupaten Barito Timur kembali meningkat sehingga total berjumlah 1136 kasus. Dari jumlah tersebut, 1102 orang telah sembuh, 13 orang masih dalam perawatan dan 21 orang meninggal dunia. (BOLE MALO/B-11)