BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Satu unit rumah mengalami rusak parah dan jalan tertutup, akibat tanah longsor yang terjadi di Jalan Lubut, RT. 21, Kelurahan Baru, tepatnya di belakang Terminal Natai Suka, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), pada Rabu, 14 Juli 2021, sekitar pukul 15.00 WIB.
Rumah rusak tersebut milik Hedriansyah (63) yang dihuni bersama 5 anggota keluarganya. Akibat kejadian tersebut, korban saat ini mengungsi ke rumah keluarganya.
Kepala Bidang Kedaturatan dan Logistik BPBD Kobar, Martogi Siallagan mengatakan, bahwa pihaknya telah menerima laporan kejadian tanah longsor sekitar pukul 16.45 WIB. Kemudian tim reaksi cepat (TRC) BPBD langsung menuju ke lokasi kejadian.
"TRC BPBD memeriksa kondisi lokasi dan didapati longsoran menutupi jalan gang dan merusak 1 buah rumah," ujarnya.
Selanjutnya, tim segera memeriksa lokasi sekitar mengatisipasi longsor susulan dan menghubungi pemilik rumah, untuk melakukan evakuasi. Tim segera mendatangkan peralatan berat untuk memindahkan material dari jalan agar dapat di gunakan kembali.
--page
"Kita terjumlan satu unit mobil peralatan dan satu unit excavator untuk pembersihan material dari badan jalan dan dilakukan penutupan jalan sementara," tuturnya.
Martogi menyebutkan, dugaan penyebab terjadinya longsor, karena hujan yang cukup deras dan drainase yang buruk di kawasan tersebut, sehingga menyebabkan tanah terkikis dan terjadilah longsor.
"Bencana susulan masih dapat terjadi, karena konstruksi rumah di sekitar longsoran masih labil dan rawan terjadi longsor kembali setelah hujan," ungkapnya. (DANANG/B-5)









