TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Menjelang Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriyah, Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Barito Timur memastikan 63 ekor sapi kurban yang disiapkan pemkab sudah dicek kesehatannya.

"Dari bidang peternakan sudah melakukan pemeriksaan antemortem. Semua hewan kurban yang disiapkan saat ini dalam kondisi sehat," kata Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Barito Timur, Mishael, Jumat, 16 Juli 2021.

Menurutnya, setelah memeriksa kesehatan 63 ekor sapi kurban dari pemkab yang saat ini berada di Desa Sumber Rejo Kecamatan Pematang Karau, petugas juga akan memeriksa hewan kurban di masjid-masjid.

Mishael juga meminta kepada para peternak agar tidak menjual sapi betina produktif demi menjaga populasi hewan potong.

"Kami minta kepada peternak agar hewan kurban yang dijual adalah yang jantan. Jangan yang betina dan masih produktif," pesannya.

Sementara itu, Kabid Peternakan Junia Hariyanti menambahkan, kriteria fisik hewan kurban yang layak disembelih yaitu harus sehat, tidak cacat, tidak kurus, cukup umur yakni untuk domba berusia lebih dari 1 tahun dan sapi berusia 2 tahun atau lebih.

"Selain itu hewan kurban yang dipakai harus jantan dan tidak dikebiri," kata Yunia.

--page

Nanti pada saat penyembelihan hewan kurban, lanjut Yunia, pihaknya juga akan akan memantau di lapangan untuk mengecek kesehatan daging, limpa, hati, dan organ lainnya. (BOLE MALO/B-11)