SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Masyarakat di 15 desa yang berada di Kecamatan Antang Kalang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) diminta agar meningkatkan kewaspadaan terkait musibah banjir yang terjadi di wilayah tersebut. 

Terutama, 11 desa yang permukiman warganya berada di wilayah bantaran Sungai Kalang. Karena saat ini, debit air terus meningkat dan sudah 4 desa yang melaporkan dilanda banjir. 

Saat ini debit air sungai terus meningkat, saya minta warga terus waspada. Dikhawatirkan air terus meninggi," ujar Plt Camat Antang Kalang, Watmin, Jumat, 16 Juli 2021. 

Dia mengimbau masyarakat selalu menjaga anak-anak mereka. Jangan sampai dibiarkan bermain di tengah banjir tanpa diawasi, karena dikhawatirkan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. 

"Bagi desa yang sudah ditempa musibah banjir semakin ditingkatkan lagi kewaspadaan, terutama saat malam hari. Dikhawatirkan debit air dengan cepat meninggi," katanya. 

--page

Saat ini banjir terjadi di 4 desa yakni Desa Tumbang Gagu, Tumbang Ramei, Sungai Puring dan Tumbang Kalang.

Selain itu masih ada 7 desa yang berada di bantaran Sungai Kalang yang rawan diterjang banjir dan kepala desanya belum melaporkan kepada pihak kecamatan. (MUHAMMAD HAMIM/B-6)