BORNEONEWS, Sampit - Korban keracunan massal Pondok Pesantren Salafiah Nurul Jannah akhirnya dilarikan semuanya ke RSUD dr Murjani Sampit, Sabtu malam, 17 Juli 2021
"Sebelumnya hanya 4 yang dibawa ke rumah sakit dan yang lainnya sempat ditangani petugas puskesmas. Tapi karena tak kunjung membaik maka kami larikan ke rumah sakit," tegas Pengasuh Pondok Pesantren Salafiah Nurul Jannah, Ustaz Abdul Gafur.
Ada 70 santriwati yang menuntut ilmu di pondok sesantren itu, namun hanya sebagian yang makan hidangan yang diduga mengakibatkan keracunan tersebut.
"Sebanyak 30 santriwati mengalami gejala mual dan 5 santri terpaksa dilarikan ke rumah sakit. Lalu malam ini santri yang tak kunjung sembuh kembali dilarikan ke rumah sakit," jelasnya.
Adanya keracunan ini mulanya diketahui dari salah seorang santri yang merasa sakit perut dan mual. Keracunan para santri ini diduga karena mengonsumsi soto yang diberikan salah satu wali satri pada malam harinya.
--page
Pada pagi harinya, soto tersebut dipanaskan. Kemudian barulah santri menyantapnya bersama-sama. (USAY NOR RAHMAD/B-6)









