SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Para santriwati Pondok Pesantren Nurul Jannah yang mengalami keracunan massal diduga menyantap hidangan pemberian salah seorang wali santri. Hidangan tersebut berupa soto yang diberikan pada malam hari sebelum kejadian. 

Pengasuh Pondok Pesantren Salafiah Nurul Jannah, Ustaz Abdul Gafur mengungkapkan hidangan itu berasal dari sumbangan wali santri. 

"Kami mendapatnya pada Jumat malam, sekitar pukul 22.00 karena para santri sudah tidur, maka kami simpan. Baru besok paginya kami panaskan," jelasnya, Sabtu malam, 17 Juli 2021. 

Pagi hari soto tersebut dipanaskan oleh santri. Kemudian disantap bersama-sama sekitar pukul 07.00. Kemudian sekitar pukul 10.00 para santri mulai menunjukan gejala. 

Ada 30 santriwati mengalami gejala mual, dan 5 santri terpaksa dilarikan ke rumah sakit. Lalu malam ini santri yang tak kunjung sembuh kembali dilarikan ke rumah sakit. 

--page

Pantauan borneonews.co.id saat ini para santri yang mengalami keracunan massal masih mendapatkan penanganan serius dari pihak RSUD dr Murjani. Setelah sebelumnya dievakuasi menggunakan ambulans PMI Kotawaringin Timur. (USAY NOR RAHMAD/B-6)