BORNEONEWS, Palangka Raya - Panitia kurban di Palangka Raya diminta tidak menggunakan kantong plastik untuk membagikan daging kurban kepada masyarakat.
Hal ini disampaikan Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin melalui Surat edaran bernomor 1010/DLH/II.I/VII/2021. Edaran ini ditujukan kepada masyarakat khususnya panitia kurban agar bisa mengurangi penggunaan kantong plastik.
"Memang harganya agak mahal bahan-bahan tersebut, tapi ini sangat membantu dalam mengurangi sampah plastik pasca perayaan kurban, sekaligus membantu IKM memasarkan hasil produknya di masa pendemi yang sulit seperti ini," katanya, Senin 19 Juli 2021.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Palangka Raya, Achmad Zaini menjelaskan tujuan utama SE ini diterbitkan untuk mengurangi timbulan sampah plastik.
Sebagai gantinya, panitia ibadah kurban baik di masjid, langgar, musola maupun tempat lainnya diimbau untuk menyediakan tas purun atau bakul purun dalam mengemas daging atau menggunakan kantong plastik yang ramah lingkungan seperti yang berbahan cassava.
--page
Dia ingin Kota Palangka Raya benar-benar cantik sesuai misi walikota mewujudkan kota ini Smart Environment sehingga kualitas lingkungan hidup tetap terjaga saat pelaksanaan Idul Adha nanti. (HENDRI/B-5)









