SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Beberapa saat setelah kebakaran di SDN 4 Ketapang, musibah serupa juga terjadi di Jalan Pelita Barat, Sampit, Selasa, 20 Juli 2021, sekitar pukul 11.00. Satu unit rumah milik petani ludes dilalap api. 

Yanto, pemilik rumah mengaku saat kejadian tidak berada di rumah karena kala itu dia sedang bersilaturahmi ke rumah kerabatnya. 

"Saya ditelelpon tetangga, tapi sempat tidak percaya. Katanya 'To rumah kamu terbakar' begitu katanya," ungkap Yanto. 

Merasa was-was, akhirnya Yanto pulang. Saat dia sampai rumah, pemandangan menyedihkan pun terjadi. Rumah yang selama lima tahun ditempati telah ludes menjadi arang. 

Berdasarkan pengakuan Yanto, dia tidak menyalakan api sebelum meninggalkan rumah. Dia meyakini penyebab kebakaran adalah korsleting. 

--page

Sejumlah mobil pemadam turut diterjunkan dalam pemadaman api di rumah itu. Belum diketahui jumlah kerugian materi. Namun atas kejadian ini Yanto terancam tidak memiliki tempat tinggal. (USAY NOR RAHMAD/B-7)