BORNEONEWS, Sampit - Dinas Pertanian Kotawaringin Timur, mengimbau masyarakat agar berhati-hati sebelum mengonsumsi hewan kurban yang telah dibagi. Terutama pada bagian jeroan, seperti hati, limpa, dan jantung sebab rawan terdapat cacing pita.
"Tapi sampai dengan saat ini, pantauan kami belum ada ditemukan cacing pita pada hati maupun limpa," ujar Eko Haryoso, petugas lapangan Dinas Pertanian Kotim, yang mengecek kesehatan hewan kurban, Rabu, 21 Juli 2021.
Sejak hari pertama pemeriksaan sapi yang telah disembelih, petugas belum menemukan ketidaklayakan. Sebab sebelum disembelih sapi dan hewan kurban lainnya diperiksa fisik atau antemortem -nya.
"Karena sudah diperiksa sebelum dinyatakan layak kurban, maka pas saat disembelih sapi-sapi dipastikan dalam kondisi sehat," ujar Eko, ditemui saat pemeriksaan hewan kurban di salah satu masjid di Jalan H Imran Sampit.
Dinas Pertanian Kotawaringin Timur, sudah memeriksa antemortem sebanyak 3.303 hewan kurban di seluruh kabupaten itu. Ada sebanyak 1.952 ekor sapi dan 1.351 ekor kambing yang sudah diperiksa.
--page
"Hanya sebagian kecil. Kalau hasil pemeriksaan kesehatan menunjukkan tidak layak," kata Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Pertanian Kotim, drh Endrayatno.
Menjelang perayaan Idul Adha, Dinas Pertanian Kotim telah mengerahkan seluruh petugas untuk memeriksa secara intensif kesehatan hewan kurban. Adapun pemeriksaan terhadap hewan kurban terdiri atas tiga kriteria, di antaranya sehat, tidak cacat dan telah cukup umur. (USAY NOR RAHMAD/B-5)









