BORNEONEWS, Kuala Pembuang – Warga Desa Bangkal, Kecamatan Seruyan Raya, Kabupaten Seruyan, saat ini ramai mengembangkan usaha budidaya madu klanceng atau yang lebih dikenal dengan sebutan madu kelulut.
Untung Wahyudi, salah satu warga setempat, menekuni usaha budidaya madu klanceng di Jalan Jenderal Sudirman Km 65, RT 006, RW 03, Desa Bangkal, Kecamatan Seruyan Raya.
Dia menuturkan, usaha ini sudah ditekuni sekitar satu tahun terakhir. Madu murni yang dihasilkan selain untuk di konsumsi sendiri, juga dijual kepada warga sekitar bahkan dipromosikan melalui sosial media.
"Memelihara klanceng sebenarnya gampang-gampang susah. Awalnya hanya untuk hiburan saja, tetapi setelah ditekuni dengan serius ternyata hasilnya cukup mejanjikan," katanya, Rabu, 21 Juli 2021.
Untuk mendukung usaha budidaya madu klanceng atau sebutan lain madu Trigona, ia membeli koloni lebah di wilayah desa tetangga yakni di Desa Terawan dan Desa Lanpasa.
--page
"Saya membeli bibit koloni lebah yang dijual warga dari desa tetangga untuk selanjutnya dibudidayakan. Terkadang, bila ada waktu senggang saya mencari sendiri,” tambahnya.
Meski awalnya sekadar coba-coba, kini usaha budidaya madu klanceng ini telah mengalir pundi-pundi rupiah, untuk menambah penghasilan keluarga. (FAHRUL/B-7)









