PURUK CAHU –

BORNEONEWS, Puruk Cahu - Setelah satu bulan penuh digelar, Pelatihan kerja berbasis kompetensi yang dilaksanakan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Murung Raya (Mura) resmi berakhir.

Di mana pelatihan kerja yang diikuti oleh sebanyak 48 perserta tersebut ditutup Asisten I Bidang Pemerintahan, Sarampang bertempat di Balai Latihan Kerja Tukoi Lau Desa Konut, Kamis.

Laporan kepala Disnakertrans Mura, H. Padjarudinnor menyebutkan pelaksanaan pelatihan kerja berbasis kompetensi dilaksanakan mengambil tiga jurusan, diantarata pelatihan menjahit, pelatihan operator computer dan pelatihan operator excavator.

Dimana masing masing bidang pelatihan diikuti oleh 16 orang peserta.

Selama melaksanakan pelatihan kerja satu bulan lebih, seluruh peserta mengikuti pelatihan dengan baik dan disiplin danr rata rata mendapat penilaian yang baik dari instruktur.

--page

Sementara itu, dilaporkan pelaksanaan pelatihan kerja sendiri bersumber dari dana APBD yang disalurkan melalui BLK Samarinda kepada BLK Tukoi Lau dengan anggaran sebesar Rp. 375 juta lebih.

Sementara itu, sambutan tertulis Bupati Mura Drs. Perdie M. Yoseph MA yang dibacakan Asisten I Sarampang, S.Sos ketika itu menyampaikan apresiasi dan bersyukur Kabupaten Mura mendapat bantuan program ppelatihan kerja dari Pemerintah Pusat.

Tentu katanya, program pelatihan kerja merupakan kegiatan yang strategis dan sangat positif untuk menjawab minimnya komptensi kerja bagi masyarakat Kabupaten Mura.

Dirinya berharap kedepan pelatihan kerja dapat terus diilaksanakan bahkan semakin diperbanyak sehingga mampu melahiirkan tenaga kerja yang handal dan terampil khususnya dari kalangan masyarakat Mura.

Bupati berharap para peserta yang telah melewati pelatihan dan tentunya sudah memiliki keterampilan dapat menjadi perhatian para investor yang berinvestasi di Mura.

--page

Dapat diberikan kesempatan kerja dan direkrut menjadi karyawan sesuai basis komptensi masing masing dan tentu harusnya sudah menjadi kewajiban perusahaan. (Trs)