BORNEONEWS, Palangka Raya – Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Kalimantan Tengah (Kalteng) mencatat selama periode Januari sampai tanggal 22 Juli 2021 sudah terjadi 221 kali kebakaran hutan dan lahan di Kalteng.
“Jika ditotalkan jumlah kejadian Karhutla yang terjadi sebanyak 221 kali," ucap Plt Kalaksa BPBPK Kalteng, Erlin Hardi.
Ia menyampaikan, hanya ada salah satu kabupaten yang nihil atau tidak ada kebakaran hutan dan lahan di Kalteng, yakni Kabupaten Barito Timur.
Data menunjukan, jumlah kebakaran di wilayah lain ada Barito Selatan 6 kali, Barito Utara 23 kali, Gunung Mas 4 kali, Kapuas 5 kali, Katingan 27 kali.
Setelah itu, Kotawaringin Barat 38 kali, Kotawaringin Timur 29 kali, Lamandau 11 kali, Murung Raya 11 kali, Kota Palangka Raya 32 kali, Pulang Pisau 2 kali, Seruyan 9 kali, dan Sukamara 24 kali.
--page
“Kabupaten dan Kota yang telah menyatakan status siaga darurat karhutla sebanyak 3 kabupaten yaitu Kabupaten Sukamara, Kabupaten Barito Selatan dan Kabupaten Seruyan,“ sebut Erlin. (HERMAWAN DP/B-7)









