PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Perhubungan Palangka Raya Alman P Pakpahan optimistis mencapai target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor uji kelayakan kendaran bermotor atau KIR.

"Kita tetap optimis namun juga harus realistis mengingat masih meningkatnya penyebaran Covid-19 di Kota Cantik," kata Alman, Senin, 26 Juli 2021.

Target PAD sektor uji KIR tahun anggaran 2021 semula ditetapkan sebesar Rp 1,1 Miliar namun diturunkan menjadi Rp 700 juta.

Sementara berdasarkan rekapitulasi sejak Januari hingga Juli 2021 jumlahnya sudah mencapai Rp 360,613,400.

"Kepada seluruh pengendara yang belum melakukan uji KIR, kami imbau agar dapat segera melakukan uji KIR secara berkala," ucapnya.

--page

Pengujian kendaraan untuk mencegah pencemaran udara akibat emisi atau gas buang kendaraan yang tidak sesuai standar.

Selain itu juga untuk memberikan pelayanan umum kepada masyarakat pengguna angkutan kendaraan bermotor. 

Uji berkala wajib dilakukan untuk mobil penumpang umum dan mobil barang, bus, mobil berkereta gandengan dan tempel yang beroperasi di jalan. (HENDRI/B-6)