SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Peningkatan kasus Covid-19 di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) masih terjadi hingga saat ini. Bahkan, tidak sedikit tenaga kesehatan yang bertugas di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Murjani Sampit terpapar virus berbahaya tersebut. 

"Cukup banyak teman-teman di RSUD dr Murjani Sampit yang positif Covid-19. Untuk jumlah pastinya belum bisa saya sampaikan," kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Kotim, Umar Kaderi, Senin, 26 Juli 2021. 

Banyaknya tenaga kesehatan yang terpapar tersebut, bukan hal yang baru. Karena sedikit banyak, mereka bersentuhan langsung dengan pasien covid-19 dan risiko terpapar lebih besar. Walaupun, saat bertugas APD lengkap telah digunakan oleh mereka. 

"Tenaga kesehatan memiliki resiko besar terpapar covid-19. Jadi saat ini, yang terpapar melakukan isolasi mandiri," kata Umar. 

Dia menerangkan, bahwa tenaga kesehatan yang terpapar Covid-19 tersebut tidaklah lama melakukan isolasi. Kebanyakan dari mereka, 5 hari isolasi saja sudah sembuh. Kemungkinan besar itu merupakan efek positif dari vaksin covid-19.

"Rata-rata nakes yang terpapar hanya sebentar, cuma 4 hingga 5 hari," terang Umar. 

--page

Sementara, terkait poliklinik gigi yang ditutup sementara, dia belum memonitor. Karena belum ada laporan dari manajemen RSUD dr Murjani Sampit. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)