BORNEONEWS, Kuala Pembuang – Bupati Seruyan, Yulhaidir membuka sosialisasi penggunaan aplikasi Human Development Worker (eHDW) di Rantau Pulut, Kecamatan Seruyan Tengah, Senin 26 Juli 2021.
eHDW merupakan aplikasi seluler berbasis android sebagai alat bantu kerja Kader Pembangunan Manusia (KPM) dalam melakukan pendataan sasaran rumah tangga 1000 HPK (Hari Pertama Kelahiran) dan pemantauan 5 paket layanan pencegahan stunting.
Bupati menyampaikan aplikasi ini dikembangkan oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi.
“Adanya aplikasi ini diharapkan akan mempermudah tugas dan fungsi kader desa dalam memantau dan melaporkan status gizi masyarakat, sebagai upaya pencegahan kekurangan gizi kronis (stunting)," ungkapnya.
Kemudian dengan penggunaan aplikasi ini diharapkan dapat mempermudah desa dalam menyajikan data akurat agar upaya pencegahan stunting dapat terlaksana dan berhasil.
--page
"Namun tidak kalah penting upaya ini harus didukung dengan kesungguhan seluruh kader dalam menyajikan data valid dan akurat sesuai kondisi lapangan," imbuhnya.
Untuk itu Yulhaidir meminta sebelum data tersaji dan disampaikan dalam aplikasi harus terlebih dulu turun ke lapangan melihat langsung kondisi agar upaya pencegahan stunting berjalan maksimal. (FAHRUL/B-6)









