BORNEONEWS, Sampit - Jajaran guru Sekolah Dasar Negeri (SDN) 4 Ketapang, Sampit, memercayakan sepenuhnya penyelidikan penyebab kebakaran yang menimpa sejumlah bangunan sekolah itu. Pihaknya percaya aparat penegak hukum akan melakukan hal terbaik bagi aset pendidikan itu.
"Kami belum terima kabar perkembangan terbaru penyebab kebakaran. Namun kami percaya aparat akan bekerja sebagai mana mestinya," ungkap Kepala SDN 4 Ketapang, Erniati, Selasa, 27 Juli 2021.
Pihak sekolah juga tidak mengetahui bahwa dalam penyelidikan penyebab kebakaran itu polisi akan mendatangkan Tim Pusat Laboratorium Forensik (Labfor) Mabes Polri.
"Belum tahu soal itu, yang jelas kami akan dukung," ungkap Asykuriah, salah seorang guru SDN 4 Ketapang, Sampit.
Untuk diketahui, Kepolisian Resor Kotawaringin Timur sedang berupaya mencari fakta, penyebab kebakaran yang melanda SDN 4 Ketapang. Dalam waktu dekat ini, Polres Kotim akan mendatangkan Tim Pusat Laboratorium Forensik (Labfor) Mabes Polri untuk menyelidiki peristiwa tersebut.
--page
”Untuk mengetahui penyebab utama kebakaran dan dari mana sumber api tersebut, kami meminta bantuan kepada tim labfor,” kata Kapolres Kotim AKBP Abdoel Harris Jakin, Sabtu, 24 Juli 2021.
Apabila hasilnya disebabkan korsleting listrik maka hal ini bisa jadi bahan evaluasi pihak sekolah untuk memperbaiki instalasi listriknya. Namun, apabila ada unsur kesengajaan, maka akan ditindaklanjuti sebagaimana mestinya.
Sebanyak 4 ruangan dengan total ukuran luas bangunan 20 x 5 meter di sekolah tersebut terbakar. Selain itu, api juga meratakan habis di dalam ruangan yang diketahui berisi sejumlah berkas guru, seragam murid, printer, serta laptop dan komputer. (USAY NOR RAHMAD/B-6)









