SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Kebakaran yang melanda kompleks pertokoan di Jalan Iskandar, Sampit, Kotawaringin Timur membuat warga seakan lupa keberadaan Covid-19. Sebagian besar masyarakat abai protokol kesehatan dan berkerumun menyaksikan kebakaran.

"Tidak peduli lagi ada Covid-19 yang penting barang-barang keluarga saya selamat," ungkap Cece, salah seorang warga. 

Yang memperihatinkan lagi, sebagian besar dari mereka yang abai protokol kesehatan bukannya membantu, justru asik mendokumentasikan kebakaran. 

"Sayang sekali empati mereka sebatas media sosial saja," kata Budi, warga lainnya. 

Kebakaran hebat melanda kompleks pertokoan di sekitar Kawasan PPM Sampit. Pantauan borneonews.co.id, ada sekitar 5 toko yang mengepulkan asap besar. Terdiri dari toko aksesoris, toko suku cadang, dealer motor, toko sepatu, dan toko parfum. 

--page

Tak hanya itu api juga menjalar ke bangunan yang berada di belakang toko. Hingga ke bangunan Pujasera. 

Belum diketahui pasti jumlah bangunan yang terbakar, kerugian dan penyebab api. Namun kejadian ini saat ini membuah heboh warga Sampit, terutama di kawasan pasar besar di Jalan Iskandar. (USAY NOR RAHMAD/B-7)