SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Kebakaran besar yang terjadi di kompleks pertokoan dekat Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM) Sampit, mengakibat asap hitam tebal. Asap merebak ke sekitar kompleks pasar itu pun sempat membuat warga pusing. 

"Asapnya mengakibatkan mata perih, dan bikin pusing bila terhirup,"  kata Andre, salah seorang petugas Palang Merah Indonesia yang mendekat ke lokasi kebakaran, Rabu, 28 Juli 2021. 

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kotawaringin Timur, Rihel menjelaskan, asap itu berasal dari salah satu toko yang menjual komoditas berbahan karet. 

"Jadi asap hitam tebal yang membiat pusing itu berasal sari toko sepatu, sendal, dna karpet. Nah makanya asap mengakibatkan pusing," jelas Rihel, saat dibincangi awak media. 

Kendati demikian, warga tidak menghiraukan asap yang membuat pusing ini. Warga terus berdatangan, ada yang berinisiatif membantu, ada juga yang sekadar menonton kebakaran. 

--page

Kebakaran di pertokoan ini setidaknya membakar bagian 5 toko. Api diduga berasal dari belakang pertokoan yang dijadikan warung pedagang kaki lima. Tak hanya pertokoan, sebagian bangunan Pujasera yang berada di belakang pertokoan pun terkena dampaknya. (USAY NOR RAHMAD/B-7)