SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Halikinnor memantau langsung musibah kebakaran, Rabu, 28 Juli 2021. Musibah itu membakar dua buah gudang dan dapur semi pemenan rumah makan Puja Sera, dekat Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM) Sampit.

"Saya memantau musibah kebakaran ini, karena lokasinya berada di sekitar PPM. Sehingga dikhawatirkan api terus membesar," ujar Bupati Kotim Halikinnor. 

Dalam musibah itu, pihaknya berusaha memadamkan bangunan yang terbakar secara total. Kemudian, melakukan blokir area, agar api tidak menjalar ke bangunan lainnya. Sebab, gudang yang terbakar merupakan tempat penyimpanan pakaian dan barang dagangan yang mudah terbakar. 

"Jadi tadi kami memerintahkan petugas Damkar untuk memblokir api lebih dulu. Karena dikhawatirkan menjalar ke bangunan lainnya," kata Halikinnor. 

Dirinya belum bisa memastikan berapa bangunan yang terbakar. Namun dari data sementara, ada dua gudang yang terbakar sempurna, dan 8 buah dapur semi permanen milik pedagang makanan di Puja Sera. Sedangkan toko di tepi Jalan Iskandar tidak terbakar. 

--page

Sementara itu, upaya pemadaman sempat mengalami sejumlah kendala. Itu karena bangunan berada di tengah-tengah toko berlantai 2. Gudang tersebut jua dinding seng, sehingga sangat sulit memadamkannya. Karena tertutup seng tersebut. 

"Tadi petugas sempat kesulitan melakukan pemadaman. Tetapi Alhamdulilah semua berjalan lancar, dan saat ini tinggal pendinginan saja," terang Halikinnor.

Setelah musibah tersebut, pihaknya akan melakukan pengecekan terhadap kabel jaringan yang ada di lokasi tersebut. Karena dikhawatirkan, musibah kebakaran itu akibat korsleting listrik. (MUHAMMAD HAMIM/B-7)