BORNEONEWS, Buntok - Sebanyak 86 orang peserta mengikuti pelatihan teknis dan sertifikasi tenaga terampil kontruksi di Barito Selatan. Kegiatan berlangsung di Sanggar Pramuka, Buntok, Rabu, 28 Juli 2021.
Bupati Barsel, Eddy Raya Samsuri mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan DPUPR ini sangat diperlukan. "Karena kegiatan ini dalam rangka meningkatkan kompetensi dan profesionalisme tenaga-tenaga ahli yang terampil dalam bidang kontruksi," kata Bupati.
Menurutnya, melalui kegiatan itu, tenaga terampil akan mendapatkan sertifikasi atas keahlian dan keterampilan yang dimiliki oleh lembaga yang berwenang.
Ia pun berharap kegiatan ini dapat memberikan kontribusi positif berupa meningkatnya keahlian dan keterampilan baik secara individual maupun badan usaha.
Hal ini, sambung dia, dapat menjadi modal awal dalam menghadapi dinamika dan perkembangan disektor jasa kontruksi di Barito Selatan.
--page
Ia melanjutkan, kegiatan pelatihan dan sertifikasi tenaga kontruksi terampil itu sesuai dengan RKPD 2021 yakni peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui peningkatan pendidikan, kesehatan, dan investasi produk unggulan daerah.
"Dengan adanya tenaga ahli dan terampil ini, saya yakin, kita bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mengejar ketertinggalan infrastruktur dan yang lebih penting lagi, saya menginginkan ada peningkatan kualitas dalam pembangunan infrastruktur," ucap dia.
Sebab, lanjut dia, sertifikasi merupakan parameter keahlian bagi pemiliknya, dan untuk itu ia meminta kualitasnya harus benar-benar diperhatikan sesuai standar yang berlaku.
Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan dengan mengikuti perkembangan teknologi sehingga bisa tepat sasaran.
Saat ini, banyak tenaga terampil, namun tidak semua memiliki sertifikat keahlian dibidangnya dan dengan pelatihan jasa kontruksi dan sertifikasi itu dapat mengakomodir potensi yang ada, sehingga mereka nantinya mampu bersaing dengan tenaga kerja dari luar.
--page
"Kita berharap semua badan usaha di daerah ini memiliki dan mempekerjakan tenaga kerja yang profesional dan bersertifikasi agar pelaksanaan pekerjaan dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan perencanaan, sehingga tidak ada masalah dikemudian hari," ujarnya.
Sementara itu, Kepala DPUPR Barsel, Ita Minarni mengatakan, untuk pelaksanaan pelatihan dan sertifikasi ini tetap dengan menerapkan protokol kesehatan.
"Pelatihan dilaksanakan dengan dua sesi dalam upaya menerapkan protokol kesehatan dan kedepan pelatihan akan dilaksanakan dengan sistem zoom," ucap dia.
Sedangkan narasumber dalam kegiatan ini dari Balai Bina Jasa Kontruksi wilayah V Banjarmasin Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
"Untuk peserta yang mengikuti pelatihan tersebut berasal dari persatuan tenaga kerja dari sejumlah kecamatan dan dari jasa kontruksi yang ada di Barito Selatan," jelasnya. (URIUTU DJAPER/B-7)









