PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Rekrutmen relawan untuk merawat pasien covid-19 di RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat sepi peminat. Bahkan, sudah satu bulan sejak diedarkannya pengumuman lowongan, baru ada 3 pendaftar.

Padahal, RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun membutuhkan puluhan petugas. Sementara dokter dan perawat yang ada saat ini banyak dalam kondisi terpapar covid-19. 

"Masih minim peminat. Hingga saat ini baru ada 3 orang yang mendaftar sebagai relawan. Padahal kita membutuhkan khusus perawat sebanyak 44 orang," kata Direktur RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, dr Fachruddin, Rabu, 28 Juli 2021. 

Menurutnya, ada beberapa faktor yang menyebabkan minimnya orang menjadi relawan. Di antaranya beban kerja yang semakin besar, serta faktor risiko yang semakin tinggi. 

Padahal insentif yang diberikan kepada relawan perawat pasien covid-19 terbilang cukup tinggi. Sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan (PMK) yakni sebesar Rp 7 juta per bulan.

Ia menjelaskan, saat ini sumber daya manusia yaitu tenaga kesehatan secara keseluruhan yang dimiliki rumah sakit berjumlah 352 orang. 

"Dari 352 tenaga kesehatan, 240 di antaranya menangani pasien Covid-19," bebernya. 

--page

Sementara itu, total untuk tenaga kesehatan yang saat ini terpapar Covid-19 ada sebanyak 65 orang. Sebagian ada yang dirawat di ruang isolasi rumah sakit, dan lainnya isolasi mandiri. (DANANG/B-11)